Alternatif dari Behel Kawat untuk Atasi Gigi Tongos

By | January 26, 2021

Salah satu solusi agar gigi tonggos atau maju bisa kembali normal adalah dengan mengatasinya. Hal tersebut juga dibenarkan oleh medis. Dalam bahasa medis, gigi tongos disebut juga dengan maloklusi. Posisi gigi tongos biasanya lebih maju dibandingkan gigi bagian atas.

Biasanya gigi tongos atau maju disebabkan oleh faktor genetik. Namun ada tak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gigi tongos yang aman menurut medis. Bukan hanya faktor genetik saja, gigi tongos juga bisa terjadi dikarenakan kebiasaan seseorang saat masih kecil. Nah, bagi Anda yang punya kondisi tersebut ada alternatif dari behel kawat untuk mengatasinya.

Kebiasaan Ini Bisa Membuat Gigi Tonggos

Tak sedikit orang-orang yang punya masalah pada susunan giginya dan salah satu yang banyak dialami adalah gigi tongos. Faktor genetik seperti yang telah disebutkan sebelumnya memang bisa menjadi faktor terjadinya gigi tongos. Namun selain itu ada faktor lain seperti kebiasaan menghisap ibu jari atau telunjuk.

Kebiasaan lainnya yang menjadi faktor gigi menjadi tongos yaitu sering mendorong-dorong lidah ke gigi bagian depan atas dan sering menggigit bibir bagian bawah. Kelainan ini diakibatkan oleh kebiasaan yang bervariasi, intensitas, frekuensi dan tergantung penyebabnya. Mulai dari gigi menjadi lebih maju ke depan atau bisa juga bertumpuk dan berantakan.

Alternatif dari Behel Kawat untuk Atasi Gigi Tongos

Apabila kondisi tersebut terjadi pada Anda atau anak Anda, maka tak perlu risau karena sudah ada cara mengatasi gigi tongos yang aman dan sehat menurut medis.

Atasi Gigi Tonggos Menurut Medis

Berikut ini beberapa solusi yang bisa dilakukan agar gigi tongos bisa kembali normal menurut medis.

  • Pasang Behel

Kawat gigi atau behel mungkin sudah bukan hal yang asing terdengar di telinga kita bukan? Memasang behel ini bisa dilakukan untuk mengatasi gigi tongos yang sebelumnya akan dilakukan perawatan untuk mengatasi rahang. Sedangkan untuk memperbaiki rahang atau mengoreksi rahang diperlukan alat khusus. Fungsinya adalah untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan rahang.

Pada umumnya mengatasi gigi tongos secara medis ini akan dikerjakan oleh dokter bedah mulut dan gigi. Caranya yaitu dengan membuang sebagian tulang. Waktu yang paling baik untuk melakukannya yaitu ketika perkembangan dan pertumbuhan rahang yakni usia 1e-15 tahun. Namun jika terlambat ditangani perlu dilakukan tindakan korektif.

Setelah itu, rahang akan ditempatkan pada posisi yang benar. Akan tetapi sebaliknya, rahang yang ukurannya pendek bisa dipanjangkan atau dipendekkan supaya estetika dan fungsi wajah bisa didapatkan lebih baik. Jika sudah dilakukan koreksi rahang, barulah behel bisa dipasang. Nah, dalam bahasa medis behel disebut dengan nama orthodontik.

Jenis pemasangan behel atau orthodontik ada dua yakni cekat dan lepasan. Alat orthodontik lepasan dapat dilepas pasang sendiri oleh penggunanya. Sedangkan alat orthodontik cekat tentu saja tidak bisa dilepas pasang sendiri dan biasanya waktu pemasangannya lebih lama tergolong dari kasusnya.

Maka dari itu, untuk menentukan jenis behel apa yang harus digunakan tergantung dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter gigi. Di samping itu, perlu dilihat juga hasil pemeriksaan dari foto rontgen. Perlu diketahui bahwa untuk merawat orthodontik ada aturan serta standar operasionalnya. Jadi tidak bisa dikatakan bahwa behel itu buruk atau baik, sebab setiap jenisnya memiliki fungsinya masing-masing.

  • Crown Gigi

Gigi tongos bisa diatasi secara medis dengan melakukan perawatan crown gigi. Pada umumnya untuk melakukan perawatan gigi jenis ini akan melalui pemotongan gigi atau dengan melakukan pengikisan gigi. Cara tersebut perlu dilakukan juga perawatan saraf di sekitar gigi. Pada umumnya setelah melakukan pengikisan gigi, maka akan dilapisi kembali supaya gigi dapat terlindungi dengan baik.

  • Ganti dengan Gigi Palsu

Gigi tongos bisa juga diatasi tanpa behel kawat. Selain menggunakan crown gigi, ganti gigi palsu juga bisa menjadi solusi. Dalam hal ini gigi akan dicabut terlebih dahulu barulah diganti dengan gigi palsu.

  • Behel Transparan

Behel transparan adalah salah satu alternatif dari behel kawat untuk atasi gigi tongos. Orang-orang yang lebih memilih menggunakan behel transparan biasa karena kawat gigi dianggap mengganggu penampilan.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, maka semakin banyak pula bahan dan jenis behel gigi. Mulanya, behel sendiri berbentuk seperti susunan kawat yang memagari seluruh gigi. Hal tersebutlah yang menjadi penyebab mengganggu penampilan karena tidak sedap dipandang. Akan tetapi saat ini sudah ada behel transparan yang secara estetika lebih baik dan menjadi alternatif dari behel kawat untuk atasi gigi tongos.

Apa Itu Behel Transparan?

Behel transparan dibuat dengan menggunakan bahan plastik maupun akrilik tipis yang transparan. Bahan tersebut juga dikenal dengan istilah clear aligner atau kepanjangannya adalah clear semielastic polyurethane aligners. Nantinya behel transparan tersebut akan dicetak sesuai dengan bentuk gigi pasien dengan tujuan agar bisa menyelimuti semua permukaan gigi.

Behel transparan sebagai alternatif dari behel kawat untuk atasi gigi tongos, baik itu oleh remaja maupun dewasa. Behel transparan ini jauh berbeda dengan behel kawat. Jika behel kawat tidak bisa dilepas pasang, maka behel transparan bisa dilepas pasang sendiri tanpa harus berangkat menemui dokter

Pemakaian untuk behel transparan ini ada batasan waktunya yaitu harus dipakai 20 jam seharinya. Selain itu, behel transparan juga harus diganti ukurannya setiap 2 minggu dengan tujuan agar bisa menyesuaikan perubahan ukuran gigi yang terbaru.

Kelebihan dan Kekurangan Behel Transparan

Behel transparan punya banyak kelebihan dibandingkan dengan metode lainnya untuk merapikan gigi tongos. Kelebihan yang dimiliki behel transparan di antaranya yaitu sangat baik secara estetika. Maka dari itu orang-orang yang sedang memakai behel transparan tidak akan terlihat bahwa dia sedang memakai behel. Selain itu, menggunakan behel transparan juga tak perlu lagi melakukan pencabutan gigi seperti jika akan menggunakan behel kawat.

Selain itu, dengan menggunakan behel transparan akan tetap terjaga kebersihan gigi serta rongga mulut. Bahkan behel transparan yang bisa dilepas pasang sendiri akan memungkinkan penggunanya melakukan sikat gigi atau flossing gigi dengan leluasa bahkan sampai ke sela-sela gigi.

Meskipun behel transparan punya banyak kelebihan, namun tentu saja ada kekurangannya. Misalnya untuk masalah kasus gigi tidak semua bisa diatasi menggunakan behel transparan. Jika susunan gigi sangat tidak beraturan atau bahkan gigi yang terlalu tongos sampai-sampai tidak ada celah untuk mundur lagi tidak bisa diperbaiki hanya menggunakan behel transparan.

Karena behel transparan bisa dilepas pasang sendiri sebagai alternatif dari behel kawat, maka pemakaian behel transparan akan membutuhkan kepatuhan dari pemakainya. Perlu Anda ketahui bahwa harga untuk behel transparan itu jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya pemasangan kawat gigi. Maka behel transparan sangat memerlukan kepatuhan serta kedisiplinan pemakainya.

Dalam mengatasi gigi tongos atau gigi yang tidak rapi bisa Anda konsultasikan kepada dokter gigi khususnya kepada spesialis orthodontik. Nantinya dokter gigi akan memberikan saran terbaiknya terkait dengan jenis behel yang paling tepat untuk mengatasi masalah pada gigi Anda.

Untuk masalah behel transparan bisa Anda percayakan pada kami sebagai alternatif dari behel kawat untuk atasi gigi tongos. Anda bisa mendapatkan gigi yang rapi kembali dengan menggunakan clar aligner.

Leave a Reply