Cara Budidaya Brokoli yang Benar

By | March 30, 2018

Cara Budidaya Brokoli yang Benar

Cara Budidaya Brokoli yang Benar

Brokoli yaitu salah ahad sayuran yang saat ini tlah sangat populer bagi masyarakat di Indonesia. Masuk terpenting kali di Indonesia pda tarikh 1970, tanaman brokoli tidak membutuhkan momen klasik untk memperoleh ramai konsumen. Hal ini disebabkan oleh rasa mulai sayuran ini yg sangat sejuk & sangat pas tuk dipakai sebagai salah satu bahan masakan sayuran, terlebih sekali lagi brokoli diketahui pny kandungan nutrisi yang sangat baik bagi tubuh.

Beberapa khasiat sayur brokoli bagi badan yakni bs meningkatkan produksi protein di dlm tubuh. Kemudian uterus nutrisi yang terdapat di dlm brokoli kembali dpt mempermudah melindungi jantung kita berawal sel-sel yang bersifat merusak. Selain itu, konsumsi brokoli scr rutin juga dpt menurunkan resiko timbulnya kanker, serangan jantung, stroke, anemia, & kembali kelainan katarak.

Kesempatan Bisnis Budidaya Brokoli
Khasiat brokoli yg luar biasa tentunya akan sering membentuk jenis sayuran ini, yang andaikata dimakan rasanya renyah, semakin banyak memiliki penggemar. Ditambah juga negara kita yg punya iklim dan kesuburan tanah yang sangat menawan untk bercocok tanam ini bisa mjd salah ahad faktor yg boleh mendukung usaha budidaya brokoli yang akan kita lakukan. Di sini akan kita simak beberapa takrif seputar teknik budidaya brokoli.

Persiapan Lahan untk Budidaya Brokoli
Persiapan lahan kita lakukan dengan menggurah lahan bermula bekas maupun sisa-sisa asas tanaman sebelumnya. Kemudian tanah kita bajak alias cangkul supaya gembur. Selanjutnya kita buat guludan-guludan selebar jadi 100 cm di atas lahan untk menanam pohon ataupun tanaman brokoli. Tinggi guludan-guludan tersebut idealnya adlah 35 cm dan jarak antar guludan adalah sekitar 40 cm. PH tanah yang disarankan adlah diatas 5,5. Jika lebih rendah makanya sepatutnya kita lakukan pengapuran tanah.

Selanjutnya lahan kita pupuk memakai pupuk kandang dengan jumlah secukupnya yg disesuaikan dgn luas lahan. Hal ini dimaksudkan supaya tanah menjd lebih subur dan tanaman brokoli akan menghasilkanpanen yang optimal. Setelah lahan selesai dipersiapkan, selanjutnya kita dpt lanjut ke tahap penanaman.

Cara Menyemaikan Benih Brokoli
Setelah mendapat benih yang baik, kita bs menyemaikan benih-benih tersebut dengan dua cara. Yang terpenting ialah dg menebarnya ke berasaskan lahan serta yg kedua yaitu dg menanamnya di plastik-plastik polybag. Untuk memelihara kelembaban udara mudah-mudahan benih segera bertaruk jd kecambah, kita dpt menutupi benih-benih yang sedang disemaikan dg daun-daun pisang. Kemudian setelah kecambah bertaruk serta mempunyai daun sekitar 3 alias 4 eksemplar daun jadi penanaman pun siap untk dilakukan. Biasanya benih-benih akan siap di tanam di berdasarkan lahan setelah penyemaian selama 1 bulan.

Cara Menanam Bibit Brokoli
Cara menanam bibit brokoli yaitu dg memindahkan bibit-bibit yang telah siap tanam ke berdasarkan guludan-guludan yang telah kita persiapkan sebelumnya. Kita hrs mengaturnya dgn jarak tanam kira-kira 50 cm x 50 cm di berlandaskan guludan. Cara tanam bibit-bibit tersebut yakni dg menanam bagian akarnya ke dlm tanah guludan secara hati-hati, jangan sampai hakikat & daunnya rusak.

Pemeliharaan dan Pemanenan
Pemeliharaan dilakukan dengan system mengairi ladang brokoli secara terencana & melarang serangan-serangan hama hewan maupun penyakit. Untuk menyopiri hama hingga kita dpt menyemprot tanaman dg cairan anti hama secara teratur. Selanjutnya, tanah pun mutlak terus dipupuk hingga tingkat kesuburannya tidak menurun. Setelah bunga tanaman brokoli hingga ke ukuran terbesar mereka makanya kita lakukan proses pemanenan.

Panen rata-rata dilakukan sekitar 60 hari sampai 100 hari setelah tanam, tergantung model brokoli yg ditanam. Setelah dipanen, selanjutnya kita lakukan penyortiran berdasarkan ukuran bunga brokoli, setelah itu brokoli bs di kemas terlebih dulu alias langsung didistribusikan. Itulah beberapa warta adapun cara budidaya brokoli.

Leave a Reply