Memilah Hunian Kreatif Untuk Keluarga yang Aktif

By | January 12, 2021

Diberlakukannya bekerja dari rumah serta PSBB bukan berarti aktivitas pemasaran terhenti. Terdapatnya media sosial maupun digital jadi solusi

alternatif di tengah masa pandemi ini.

Dengan memanfaatkan

kelebihan komunikasi secara virtual lewat media sosial bisa ditampilkan bermacam gambar bangunan yang lebih menarik. Perihal ini teruji sanggup mengundang atensi para penikmat hunian kreatif.

Semacam kreatifitas yang ditunjukkan Delution Land dalam mendesain arsitektur bidang luar serta bidang dalamnya rumah Linaya Community Living yang sanggup mencuri atensi. Kreatifitas nampak dari desain fasad rumah yang fresh, desain ruang rumah yang luas dan estetis, pengaturan pencahayaan natural yang brilian, dan kreativitas tanpa batasan dalam aplikasi furnitur yang multifungsi serta fleksibel semacam meja makan lipat serta meja kerja lipat.

” Kami gembira atas tingginya wisatawan serta engagement peminat Linaya di account Instagram serta web kami, para peminat dapat menemukan data lebih lanjut menimpa Linaya meski di tengah keadaan dikala ini,” urai Angga Sadikin, COO Delution Land serta Satria Vorti Property kemang expat apartment

( SVP) pengembang Linaya Community Living dalam penjelasan tertulisnya Kamis,( 14/ 5).

Unit Linaya yang berlokasi di Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan ini Saat sebelum Memilah Hunian

dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 1, 5 miliyar serta telah dilengkapi dengan bonus fully furnished senilai Rp 125 juta. Linaya Community Living sendiri mempunyai konsep yang sangat menarik. Tidak hanya konsep kenyamanan lingkungannya, unit Linaya pula mempunyai desain yang berbeda.

Ketigapuluh unitnya mempunyai luas tanah 60 m persegi dengan luas bangunan 95 m persegi. Dengan luasan tersebut Delution Land sanggup mendesain rumah kompak dengan ruang- ruang sehingga tiap unit di Linaya mempunyai 3 kamar tidur plus 2 kamar mandi. Dengan 30 desain nampak fasad yang berbeda menjadikan tiap penunggu mempunyai rumah yang unik yang berbeda dengan penunggu yang lain.

Baca Juga : Panduan Memilah Partner Cetak Terbaik buat Perbankan

Di tambah lagi sarana playground, outdoor gym, swimming pool, jogging track, serta community lounge lengkap dengan viewing deck yang membolehkan segala masyarakat Linaya menyaksikan siaran di layar besar bersama- sama dengan cuma memakai projector saja.

Konsep penjualan di Linaya Community Living pula membolehkan para pembeli buat bisa menghasilkan rumah idamannya sendiri. Pembeli diberi peluang buat memilah wujud denah yang cocok dengan kebutuhan mereka dari 4 opsi denah yang ada. Material yang digunakannya juga bisa diseleksi seusai preferensi pembeli.” Kami yakin tiap orang mempunyai konsep rumah idamannya sendiri yang pastinya berbeda- beda,” papar Muhammad Egha, CEO dari The Delution Company yang ialah industri induk dari Delution Land.

Leave a Reply